Jumat, 19 Juni 2020
Kamis, 18 Juni 2020
Daily Expressions
Daily
Expressions
1. Expressions to ask for things
- Ø Can I take your picture, please?
- May I have a photo with you, please?
- Ø Can I lend your cell phone?
Expressions
to refuse to give things
Ø I’m
sorry, I’m using it.
Ø Not
now, I’m using it/them myself. Sorry.
Ø Sorry, I’m using it/them right now.
RPP Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 KD 3.4 (Things Around Us) Part 4
RPP Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 KD 3.4 (Things Around Us) Part 3
RPP Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 KD 3.4 (Things Around Us) Part 2
Rabu, 17 Juni 2020
Selasa, 16 Juni 2020
Senin, 15 Juni 2020
Tentang Ikatan Guru Indonesia
Minggu, 14 Juni 2020
SMP NEGERI LUMOY
A. DESKRIPSI
SMP Negeri Lumoy adalah sekolah yang
berada di Kecamatan Ambalau Kabupaten Buru Selatan. SMP Negeri Lumoy secara
geografis berada pada salah satu daerah terpencil di Buru Selatan yaitu
tepatnya di Pulau Ambalau yang merupakan salah satu pulau yang ada di kabupaten
Buru Selatan. Desa Lumoy merupakan satu-satunya desa dipulau tersebut. SMP
Negeri Lumoy berdiri pada tahun 2004 oleh Pemerintah Kabupaten Buru Selatan.
Dengan luas lahan 30.000 m2 dan terdiri dari 3 bangunan ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang
sekertariat kesiswaan, 1 mushola, 1 kantor guru, dan 1 WC.
SMP Negeri Lumoy merupakan satu-satunya
sekolah menengah pertama yang berada di desa Lumoy yang mempunyai masyarakat
yang rata-rata mata pencahariannya adalah nelayan dan petani dengan tingkat
pendidikan yang masih tergolong rendah. Sehingga menjadi tantangan tersendiri
bagi SMP Negeri Lumoy untuk lebih maju.
SMP Negeri Lumoy Kac.Ambalau saat ini di kepalai oleh bapak
ABDUL RAHMAN SOUWAKIL,S.Pd selaku kepala sekolah sejak tahun 2015 sampai sekarang, dengan
membawahi tenaga pendidik dan kependidikan
sebanyak 9 orang dan 1 tenaga Tata Usaha dengan perincian : (1) Guru
Bahasa Indonesia 1 orang Non PNS, (2 )
Guru Bahasa Inggris 1 orang CPNS, (3) Guru IPA 3 orang, terdiri dari 1
orang CPNS, 1 orang Honor Daerah, dan 1 orang Non-PNS (4) Guru Matematika 1
orang Honor Daerah, (5) Guru IPS 1 orang Non-PNS, (6) Guru PKN 1 0rang PNS, (7)
Tenaga Tata Usaha 1 orang Non PNS dan dengan
kualifikasi pendidikan SMA sebanyak 1 orang.
Pada tahun
ajaran 2019/2020 SMP Negeri Lumoy mempunyai siswa sebagai berikut : 38siswa Laki-laki dan siswa perempuan 51
orang , jumlah total siswa adalah 89 orang.dengan jumlah rombongan belajar3 kelas.
Manajemen yang diterapkan adalah manajemen partisipatif dengan melibatkan guru,
komite dan stake holder sekolah, sedangkan pembiayaan sekolah bersumber dari
bantuan pemerintah berupadana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
B. VISI,
MISI, DAN NILAI ORGANISASI
1.
Visi
Organisasi
“Terwujudnya insan cendekia yang
bertaqwa, cinta tanah air dan bangsa, berprestasi serta berwawasan lingkungan.”
2.
Misi
Organisasi
1) Menerapkan
ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
2) Menanamkan
cinta tanah air dan bangsa melalui Tri Satya dan Dasa Darma.
3) Menumbuhkembangkan
rasa percaya diri siswa.
4) Mengembangkan
potensi diri siswa secara maksimal.
5) Meningkatkan
prestasi akademik dan non-akademik.
6) Menyelenggarakan
pendidikan dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
7) Terwujudnya
civitas akademika yang peduli terhadap fungsi lingkungan yang bebas dari
pencemaran dan kerusakan lingkungan.
3. Nilai Organisasi
- 1) Religius:
Sikap dan perilaku yang patuh
dalam melaksanakan ajaran agama yang
dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, serta hidup rukun
dengan pemeluk agama lain.
§ Indikator keberhasilan sekolah: merayakan
hari-hari besar keagamaan, memberikan kesempatan kepada semua peserta didik
untuk melaksanakan ibadah, merawat diri sendiri dan fasilitas sekolah untuk
mensyukuri nikmat Tuhan.
§ Indikator keberhasilan kelas: berdo’a sebelum
dan sesudah pelajaran, bersedia duduk sebangku dengan siapa saja.
§ Indikator muatan pelajaran: Berbicara dan Bersahabat
dengan semua teman sekelas, Menyatakan
rasa syukur melalui doa sederhana karena memiliki keluarga yang saling
menyayangi.
- 2) Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
§ Indikator keberhasilan sekolah: menyediakan
tempat temuan barang hilang, larangan membawa fasilitas komunikasi pada saat
ulangan/ujian.
§ Indikator keberhasilan kelas: tidak meniru
jawaban teman (mencontek) ketika ulangan maupun mengerjakan tugas
dikelas/dirumah, mengemukakan pendapat sesuai yang diyakininya.
§ Indikator muatan pelajaran: Menceritakan pengalaman pengamatan tentang identitas
keluarga dan kerabat sesuai dengan kenyataannya, Melaporkan secara jujur hasil pengamatan
mengenai benda di sekitarnya
- 3)
Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
§ Indikator keberhasilan sekolah: memiliki tata
tertib sekolah, menegakkan aturan dengan memberikan sanksi secara adil bagi
pelanggar tata tertib sekolah.
§ Indikator keberhasilan kelas: melaksanakan
tugas-tugas kelas yang menjadi tanggungjawabnya, menyelesaikan tugas tepat pada
waktunya, membiasakan hadir tepat waktu.
§ Indikator muatan pelajaran: Merapikan meja dan kursi
setelah belajar di kelas, Membantu memelihara kebersihan ruang kelas.
- 4) Peduli Lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
§ Indikator keberhasilan sekolah: Pembiasaan memelihara
kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah, tersedia tempat pembuangan
sampah dan tempat cuci tangan.
§ Indikator keberhasilan
kelas: Memelihara lingkungan kelas, tersedia tempat pembuangan
sampah di dalam kelas.
§ Indikator muatan
pelajaran : Menunjukkan upaya
menjaga kebersihan bangku dan kursi
masing-masing
- 5) Kerja
Keras: Perilaku yang
menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai habatan belajar dan
tugas serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
§ Indikator
Keberhasilan Sekolah: Menciptakan situasi sekolah yang membangun kerja keras
peserta didik.
§ Indikator
Keberhasilan Kelas: Menciptakan suasana kelas yang memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk bekerja keras.
- 6)
Rasa Ingin Tahu: sikap dan tindakan yang selalu berupaya
untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya,
dilihat, dan didengar.
§ Indikator
keberhasilan sekolah : menyediakan media komunikasi atau informasi (media cetak
seperi buku)
§ Indikator
keberhasilan kelas : menciptakan suasana kelas yang mengundang rasa ingin tahu.
§ Indikator
muatan pelajaran: menciptakan suasana belajar mengajar yang melibatkan siswa
secara aktif.
- 7)
Menghargai Prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya
untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui dan
menghormati keberhasilan orang lain
- 8) Gemar
Membaca: Kebiasaan
menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi
dirinya.
§ Indikator
keberhasilan sekolah: tersedianya perpustakaan yang nyaman dan buku-buku
bacaan, membiasakan gerakan literasi sekolah.
§ Indikator
keberhasilan kelas: adanya buku bacaan yang dapat dibaca oleh peserta didik.
§ Indikator
muatan pelajaran: membiasakan membaca dan memahami soal sebelum menjawab.
- 9) Tanggungjawab: Sikap dan perilaku seseorang dalam
melaksanakan tugas dan kewajibannya terhadap diri sendiri, masyarakat,
lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan YME.
§ Indikator
Keberhasilan Sekolah: Menciptakan situasi sekolah yang membangun tanggungjawab
peserta didik.
§ Indikator
Keberhasilan Kelas: Menciptakan suasana kelas yang memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk bertanggungjawab.
§ Indikator
muatan pelajaran: Menciptakan pembelajaran yang melatih siswa untuk
bertanggungjawab.
AKUNTABILITAS GURU
1. Akuntabilitas Guru
Akuntabilitas saya sebagai seorang ASN
khususnya guru adalah dengan cara bekerja sesuai dengan tupoksi sebagai guru.
Pada dasarnya guru haruslah bersikap akuntabel, karena guru adalah sosok yang
digugu dan ditiru, segala sesuatu yang dikatakan dan diperbuat akan menjadi
contoh oleh orang lain. Oleh karena itu guru harus bisa menjadi role model bagi
muridnya dan masyarakat. Oleh sebab itu, akuntabilitas menjadi hal yang wajib
bagi seorang guru dalam rangka mengemban amanah untuk mendidik peserta didik
menjadi lebih baik.
Akuntabilitas saya sebagai guru dimulai
dari persiapan mengajar dalam hal ini
membuat program tahunan, program semester, rencana program pembelajaran yang
sesuai dengan materi yang diajarkan. Dalam pelaksanaan proses pembelajaran guru
mengedapankan komunikasi yang baik dengan siswa, dan tidak membeda-bedakan
siswa saat bersukikap maupun memberikan nilai. Kemudian melaporkan hasil
ulangan baik ulangan harian, ulangan tengah semester, maupun ulangan semester
kepada orang tua murid dan pihak sekolah. Menjaga komunikasi yang baik dengan
sesama guru maupun atasan guna menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif.
2. Implementasi Akuntabilitas Pada Instansi
Penerapan
akuntabilitas di instansi antara lain: Evaluasi kegiatan setiap satu minggu
sekali untuk mengetahui program yang sudah berjalan maupun masalah yang terjadi
untuk dicari solusinya bersama. Dari pribadi masing-masing guru sudah
merefleksikan pribadi yang baik, di
antaranya: (1) kemampuan yang berhubungan dengan pengalaman ajaran agama sesuai
dengan keyakinan agama yang dianutnya; (2) kemampuan untuk menghormati dan
menghargai antar umat beragama; (3) kemampuan untuk berperilaku sesuai dengan
norma, aturan, dan sistem nilai yang berlaku di
masyarakat; (4) mengembangkan sifat-sifat terpuji sebagai seorang guru
misalnya sopan santun dan tata karma dan; (5) bersikap demokratis dan terbuka
terhadap saran dan kritik.
Adapun
hal yang tidak menunjukan sikap akuntabilitas diantaranya: pegawai yang kurang
disiplin, pembagian kerja yang tidak sesuai dengan tupoksinya, belum
tersedianya akses informasi yang mudah di dapat bagi stakeholder, sekolah belum
melaporkan sasaran kinerja yang telah dicapai ataupun belum dicapai kepada
masyarakat serta sekolah masih syarat dengan konflik kepentingan.
Workshop Online SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) GRATIS
- Instal aplikasi TELEGRAM di smartphone, laptop atau tablet anda.
- Tunjukan NO KTA IGI (Ikatan Guru Indonesia) anda.
- Ikuti workshop online dengan hati senang dan bahagia sampai TUNTAS
- Membuat blog guru dengan engine blogger
- Mendesain template blog guru dengan template bawaan blogger
- Mengganti template blog guru dengan template dari pihak ke-3
- Mendesain header blog guru
- Mengelola blog guru

